Kamis, 26 Mei 2022

BINALAH PERSAHABATAN

 *WASIAT UNTUK KITA SEMUA

https://web.whatsapp.com/



.                TERUSLAH   

                 BERTEMAN

                BERSAHABAT

                BERSAUDARA

              SAMPAI TUHAN  

                    BERKATA

                 WAKTUNYA

                     PULANG


Ketika ada kesempatan....., 

Pergilah bersama teman-teman.

Berkumpul- kumpul, bukan sekadar makan, minum dan bersenang, tetapi ingat, waktu hidup kita semakin singkat. Maka dari itu, bangunkanlah PERSAUDARAAN.


Mungkin lain waktu kita tidak akan bertemu lagi.


Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan.


Umur itu seperti es batu, dipakai atau tidak, akan tetap mencair dan berakhir.


Begitu juga dengan umur kita. 

Digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang,  dan akhirnya kembali ke hadirat Tuhan.


Kita akan menjadi tua, sakit, dan meninggal.. 


Jalani hidup ini dengan ceria,  sabar dan santai.


Jangan suka mau menang sendiri,  sementara orang lain selalu salah.


Jangan buang sahabat cuma karena tak sepakat.


Satu keburukan teman, bukan berarti hilang sembilan kebaikannya.


Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman- teman dan saudara-saudara kita.


Siapa tahu mereka nanti akan menjadi penolong kita di akhirat kelak. 

Buanglah jauh jauh sifat egois dan iri hati.


Terimalah kekurangan dan kelebihan dari sahabat.


Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.


Nikmati semua waktu, senda dan tawa. Hargai semua perbedaan. 

Percayakan kemampuan teman kita.


Jaga perasaannya, tutupi aibnya. 

Bantu ketika dia jatuh, sediakan bahu ketika dia menangis.


Tepuk tangan dan gembira ketika dia sukses. 

Sebut namanya dalam doa kita.


Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus. 

Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Tuhan juga akan selalu bersamamu.


Teruslah  bersahabat sampai Tuhan berkata waktunya pulang... 


Salam persahabatanšŸ™♥️

Senin, 23 Mei 2022

MENGAPA SOAL KECERDASAN INDIA LEBIH UNGGUL DARI KITA?

 MENGAPA  SOAL KECERDASAN INDIA LEBIH UNGGUL DARI KITA?

Sumber WAG  ALUMNI SDI  Golowelu I (https://web.whatsapp.com/)



India adalah pemilik perpustakaan terbanyak di dunia. Indonesia no. 2, Setelahnya Rusia dan Tiongkok . Tapi minat dan kecepatan membaca Indonesia terendah di dunia? Why? 


Pejabat India sama seperti Thailand dan Singapura tidak ego. Mereka bukan saja mewajibkan baca, tapi juga mengadakan kursus baca cepat, dan  rajin ikut kompetisi baca cepat tingkat dunia. 


Indonesia karena kemalasan membacanya justru berpikir terbalik, buku sudah tidak diperlukan. Karena sekarang buku sudah digantikan ebook. Padahal pengalaman kami mengajar baca cepat, ebook kurang memenuhi syarat untuk dibaca cepat . 


Pola Pikir bahwa ebook sudah gantikan buku  menunjukkan pola pikir gratisan, berpikir sempit, tidak menghargai pengetahuan, dan main membuat bangsa kita minat bacanya rendah. Jika ini terus terjadi maka skor PISA (Programme for International Student Asssement) kita semakin terjun bebas, karena membaca salah satu yang dinilai selain matematika dan sains. 


Adakah buku baru yang diebookkan?  Buku gratisan atau buku sudah tua. Mana ada buku baru diebookkan.. kalau ada, itu pelanggaran hak cipta yang hukumannya sangat berat, bisa 7 tahun penjara atau denda Rp 5 milyar. 


Bukan saja merugikan diri sendiri, tapi pengarang kita akan musnah. Jepang, China, Finlandia, Israel, Thailand juga punya gadget tapi tetap membaca buku. 


Indonesia Keok di Dunia


Ketika India menjadi pemilik Perpustakaan terbanyak di dunia, hasilnya India menjadi CEO di banyak. perusahaan global. Indonesia termasuk negara dengan produktivitas rendah.


Dengan Thailand saja Indonesia ... keok. Thailand mampu membaca 5 buku setahun, Indonesia 1 pun tidak, Thailand mampu meningkatkan minat bacanya di atas 50%, kita 0,001%.


Skor PISA kita Anjlok

Thailand negara yang punya rasa malu. Kita tidak. Untuk mengejar ketertinggalannya,  Singapura dan Thailand mewajibkan pelajaran mind mapping. 


Itu rahasia kenapa dulu Thailand negara no 59 dari 61 negara paling malas baca di dunia. Kini Thailand jauh meninggalkan Indonesia. Kita tetap di 60 dari 61 negara paling malas baca.  Singapura memiliki skor Fisika, matematika, dan membaca dengan 750, Indonesia kurang dari 300. Termasuk terendah di dunia.


Peta Konsep


Saya pernah tanya ke Diknas kenapa kita tak mewajibkan mind map seperti Thailand dan Singapura? 


Mereka bilang ya karena g ada di kurikulum. Pernah saya tanya lagi, mereka bilang kurikulum 2013 pakai mind map. 


Saya penasaran saya cari tahu, ternyata bukan mind map yg dipakai tapi peta konsep. Peta konsep bukan mind map, pantes saja skor nilai membaca  dan PISA kita gak naik2 bahkan merosot terus.  


Saya lihat buku2 pelajaran SD, lihat dari cara menyusun buku ajar, yang nyusun gak paham mind map🤣🤣 jangankan peserta didik, orangtuanya pun gak akan mampu me-minmap-kan buku mereka karena tiap sub bab ditulis panjang2.  Dengan demikian ya jelas saja anak2 kita sulit belajar dan skor PISA nya terendah di dunia. 


*Usulan ke Negara Tak Digubris"

Saya prihatin melihat kondisi ini.  Saya kirim surat ke Istana Negara ke pak  Jokowi, gak tanggung2, 9x. Ke menteri pendidikan beberapa kali. Agar kita melakukan revolusi mental dengan mewajibkan membaca buku.  


Kita mendorong bangsa kita meningkatkan minat dan kecepatan membaca, tapi dicuekin, gak pernah dibalas.  Pemerintah lebih suka didemo mungkin daripada disurat2i. Enggak tahulah. Sayangnya pendemo kita hanya bisa kritik tapi tidak solutif. 


Surat saya ke Kemendiknas untuk mendorong diknas mengubah pola pendidikan atau mewajibkan baca cepat malah disposisi ke Pusat Bahasa. Ampun dah, Diknas ternyata pejabat adminnya malas baca, sehingga salah disposisi. 


Pusat bahasa yg terima surat dari Kemendiknas kirim surat ke saya, mereka bilang surat saya salah alamat. Ampuuun,🤦 Kemendiknas yang salah disposisi kenapa surat ke surat dialamatkan ke saya dengan mengatakan surat saya salah alamat . 


Ini Kemendiknasnya saja pemalas baca...🤦 Saya kembalikan lagi ke Diknas. Nggak ada jawaban.  Pernah sekali istana negara membalas, agar menghubungi Kemendiknas... Sampai di Kemendiknas surat saya dinyatakan hilang?


Apakah istana cuma disposisi ke Kemendiknas, dan tidak pernah minta laporan? Manajemen negara seperti inilah yang membuat kementerian bekerja seenaknya. Tidak ada kewajiban melaporkan. 


Beberapa kali saya menulis tentang pentingnya baca cepat, tapi sepertinya bagai anjing menggonggong kafilah berlalu.  Kemendiknas merasa tidak punya tanggung jawab atau memang tidak punya solusi meningkatkan minat baca. 


Salah kebijakan

Rumus kecepatan membaca bukan semakin buku atau perpustakaan diperbanyak, semakin tinggi minat baca. Keliru. 


Rumus membaca yang benar  adalah semakin tinggi kecepatan membaca semakin tinggi minat baca. Jadi yang harus dikejar adalah kecepatan membaca. 


Di Indonesia tetap saja memperbanyak perpustakaan. Apakah ini proyek yang ada duitnya? Entahlah..


Kita berharap suara masyarakat didengar. Kami hanya bisa menyurati dan mengingatkan pemerintah. Kami tak peduli pemerintah mau laksanakan atau tidak. Tapi kamu melalui Alfateta mencoba merekrut trainer baca cepat 2 orang di tingkat kabupaten. 


Kami tahu prinsip Pemerintah yang membuat kita sulit maju dari dulu sampai sekarang adalah, kebijakan top to down, bukan down to top. Jadi sebagus apapun penemuan masyarakat atau ide masyarakat, jika tidak ada di kebijakan pemerintah ya, gak akan direspon. 


Jika ada sekolah yg mau uji coba baca cepat di sekolahnya masing2. Hubungi saya atau master affiliate Alfateta di seluruh Indonesia. Kita buktikan bahwa siswa Anda mampu membaca 52 buku setahun, di atas Jepang dan Eropa. 


(Bambang Prakuso, Alfateta Indonesia Mind.  Power Academy).

Senin, 09 Mei 2022

MENDIDIK TANPA KEKERASAN

 

5 Cara Mendidik Anak yang Bandel Tanpa Kekerasan, Orangtua Wajib Tahu

 

 

Memiliki anak yang bandel adalah tantangan tersendiri bagi para orangtua. Diperlukan keahlian khusus dan tepat untuk menangani anak-anak yang bandel ini, serta cara mendidik yang tepat agar orangtua dapat memberikan pengajaran-pengajaran awal secara optimal.

Anak yang bandel seringkali dilabeli sebagai anak yang "sulit" dan keras kepala". Namun, Anda sebagai orangtua juga bisa melihat melalui sudut pandang lain bahwa anak yang bandel adalah anak yang berkemauan keras. Biasanya, orang yang berkemauan keras akan tumbuh sebagai orang yang berintegritas yang tidak mudah goyah dari sudut pandangnya sendiri.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa cara mendidik anak yang bandel bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika orangtua memiliki watak yang tidak sabaran. Terkadang, tanpa disadari dan dikehendaki, orangtua bisa terbawa emosi saat mendidik anak-anak yang bandel ini.

Berikut ini adalah ulasan mengenai beberapa cara mendidik anak yang bandel dengan cukup ampuh dan tanpa kekerasan, yang mungkin menarik untuk Anda ketahui dilansir dari parents.com

 

1. Berikan Pilihan Pada Anak

Cara mendidik anak yang bandel yang pertama adalah dengan selalu memberikan pilihan kepada mereka. Anak-anak dengan sifat keras kepala dan bandel biasanya suka bertanggung jawab atas diri mereka sendiri.

Beri mereka banyak kesempatan untuk memiliki otoritas atas hidup mereka sendiri. Biarkan mereka membuat pilihan yang tidak penting dalam skema besar, seperti pakaian apa yang akan dikenakan, warna cangkir apa yang akan digunakan, atau ayunan mana yang akan dinaiki di taman.

Pakar parenting Lorie Anderson dikutip dari parents.com juga mengemukakan persetujuan bahwa orangtua tidak bisa begitu saja 'menetapkan hukum' pada anak yang bandel, karena hal tersebut justru akan membuat mereka marah dan lebih menantang.

Namun perlu diingat, Anda dapat memberikan opsi yang akan mengarah pada keputusan yang baik. Misalnya, ketika di luar dingin, orangtua dapat bertanya kepada anak apakah dia ingin mengenakan sweter merah muda atau sweter biru, jadi apa pun yang dia putuskan, anak pada akhirnya akan tetap mengenakan baju hangat.

2. Beritahu Pelan-Pelan

Cara mendidik anak yang bendel yang kedua adalah dengan memberitahu mereka secara pelan-pelan dan sabar. Terkadang, anak yang nakal atau keras kepala tidak benar-benar keras kepala.

Misalnya, mungkin anak Anda diminta melakukan sesuatu yang belum mereka kuasai. Atau mungkin mereka kewalahan oleh lingkungan dan belum belajar bagaimana mengatasi emosi tersebut

Untuk itu, sebagai orangtua Anda bisa mulai dengan mengambil napas dalam-dalam, ajukan pertanyaan, dan dengarkan apa yang dikatakan anak Anda. Hal ini mungkin adalah kunci untuk mencari tahu apa yang tersembunyi di balik perilaku mereka.

 

3. Gunakan Aturan dan Tetapkan Harapan

Cara mendidik anak yang bandel yang ketiga adalah dengan menetapkan harapan atau ekspektasi padanya. Meskipun Anda ingin membiarkan anak-anak menjadi dirinya sendiri dan membuat pilihan sendiri, Anda juga harus menetapkan beberapa aturan.

Cara termudah untuk menegakkan aturan adalah dengan menetapkan rutinitas seperti mengerjakan pekerjaan rumah tepat setelah sekolah, menetapkan waktu tidur pada waktu yang sama setiap malam, dan sebagainya.

Dengan aturan-aturan tersebut, anak-anak akan belajar melakukan gerakannya sendiri tanpa membiarkan Anda lepas kendali, jadi mereka akan merasa lebih mandiri. Sederhananya, aturan adalah bagian dari kehidupan dan mempelajarinya di rumah akan membantu anak Anda memahami cara hidup dalam komunitas.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), aturan membantu menciptakan struktur dan sementara anak-anak akan melanggar aturan dari waktu ke waktu, penting untuk konsisten dengan konsekuensi ketika aturan tersebut dilanggar.

Seiring bertambahnya usia anak, Anda dapat lebih melibatkan mereka dalam diskusi tentang aturan dan batasan, sekali lagi memberi mereka otoritas atas kehidupan mereka sendiri dan menetapkan harapan sehingga mereka akan memahami alasan di baliknya.

Sumber: https://www.merdeka.com/jatim/5-cara-mendidik-anak-yang-bandel-tanpa-kekerasan-orangtua-wajib-tahu-kln.html

 JPS, 9 Mei 2022.