5 Cara Mendidik Anak yang Bandel
Tanpa Kekerasan, Orangtua Wajib Tahu
Memiliki anak yang bandel adalah tantangan
tersendiri bagi para orangtua. Diperlukan keahlian khusus dan tepat untuk
menangani anak-anak yang bandel ini, serta cara mendidik yang tepat agar
orangtua dapat memberikan pengajaran-pengajaran awal secara optimal.
Anak
yang bandel seringkali dilabeli sebagai anak yang "sulit" dan keras
kepala". Namun, Anda sebagai orangtua juga bisa melihat melalui sudut
pandang lain bahwa anak yang bandel adalah anak yang berkemauan keras.
Biasanya, orang yang berkemauan keras akan tumbuh sebagai orang yang
berintegritas yang tidak mudah goyah dari sudut pandangnya sendiri.
Namun tak bisa dipungkiri bahwa cara mendidik anak yang bandel
bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika orangtua memiliki watak yang tidak
sabaran. Terkadang, tanpa disadari dan dikehendaki, orangtua bisa terbawa emosi
saat mendidik anak-anak yang bandel ini.
Berikut
ini adalah ulasan mengenai beberapa cara
mendidik anak yang bandel dengan cukup ampuh dan tanpa
kekerasan, yang mungkin menarik untuk Anda ketahui dilansir dari parents.com
1. Berikan Pilihan Pada Anak
Cara mendidik anak yang
bandel yang pertama adalah dengan selalu memberikan pilihan kepada
mereka. Anak-anak dengan sifat keras kepala dan bandel biasanya suka bertanggung
jawab atas diri mereka sendiri.
Beri mereka banyak
kesempatan untuk memiliki otoritas atas hidup mereka sendiri. Biarkan mereka
membuat pilihan yang tidak penting dalam skema besar, seperti pakaian apa yang
akan dikenakan, warna cangkir apa yang akan digunakan, atau ayunan mana yang
akan dinaiki di taman.
Pakar parenting Lorie
Anderson dikutip dari parents.com juga mengemukakan persetujuan bahwa orangtua
tidak bisa begitu saja 'menetapkan hukum' pada anak yang bandel, karena hal
tersebut justru akan membuat mereka marah dan lebih menantang.
Namun perlu diingat,
Anda dapat memberikan opsi yang akan mengarah pada keputusan yang baik.
Misalnya, ketika di luar dingin, orangtua dapat bertanya kepada anak apakah dia
ingin mengenakan sweter merah muda atau sweter biru, jadi apa pun yang dia
putuskan, anak pada akhirnya akan tetap mengenakan baju hangat.
2.
Beritahu Pelan-Pelan
Cara
mendidik anak yang bendel yang kedua adalah dengan memberitahu mereka secara
pelan-pelan dan sabar. Terkadang, anak yang nakal atau keras kepala tidak
benar-benar keras kepala.
Misalnya,
mungkin anak Anda diminta melakukan sesuatu yang belum mereka kuasai. Atau
mungkin mereka kewalahan oleh lingkungan dan belum belajar bagaimana mengatasi
emosi tersebut
Untuk
itu, sebagai orangtua Anda bisa mulai dengan mengambil napas dalam-dalam,
ajukan pertanyaan, dan dengarkan apa yang dikatakan anak Anda. Hal ini mungkin
adalah kunci untuk mencari tahu apa yang tersembunyi di balik perilaku mereka.
3.
Gunakan Aturan dan Tetapkan Harapan
Cara
mendidik anak yang bandel yang ketiga adalah dengan menetapkan harapan atau
ekspektasi padanya. Meskipun Anda ingin membiarkan anak-anak menjadi dirinya
sendiri dan membuat pilihan sendiri, Anda juga harus menetapkan beberapa
aturan.
Cara termudah untuk
menegakkan aturan adalah dengan menetapkan rutinitas seperti mengerjakan
pekerjaan rumah tepat setelah sekolah, menetapkan waktu tidur pada waktu yang
sama setiap malam, dan sebagainya.
Dengan
aturan-aturan tersebut, anak-anak akan belajar melakukan gerakannya sendiri
tanpa membiarkan Anda lepas kendali, jadi mereka akan merasa lebih mandiri.
Sederhananya, aturan adalah bagian dari kehidupan dan mempelajarinya di rumah
akan membantu anak Anda memahami cara hidup dalam komunitas.
Menurut
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), aturan membantu menciptakan
struktur dan sementara anak-anak akan melanggar aturan dari waktu ke waktu,
penting untuk konsisten dengan konsekuensi ketika aturan tersebut dilanggar.
Seiring
bertambahnya usia anak, Anda dapat lebih melibatkan mereka dalam diskusi
tentang aturan dan batasan, sekali lagi memberi mereka otoritas atas kehidupan
mereka sendiri dan menetapkan harapan sehingga mereka akan memahami alasan di
baliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar