Senin, 03 November 2025

PIKIRAN DAN HASIL

 

PIKIRAN DAN HASIL

https://www.facebook.com/share/r/1K3sPvoszY/


Pikiran mengarah pada perasaan 

Pikiran mengarah pada tindakan

Tindakan mengarah pada hasil


Jaga pikiran agar menghasilkan sesuatu yang positif dan bermanfaat. 


JPS, 3 November 2025. 


GURU SEBAGAI PENGAJAR DAN PENDIDIK

 GURU SEBAGAI PENGAJAR DAN PENDIDIK


https://www.facebook.com/share/r/1CiRGZAQrW/


Mengajar: Menyampaikan materi


  1. Mendidk: 
  2. Menasihati
  3. Melindungi
  4. Memotivasi
  5. Mengapresiasi
  6. Memahami
  7. Mengasihi


JPS, 3 November 2025. 



Sabtu, 01 November 2025

MAKNA PENDIDIKAN TINGGI

 

MAKNA PENDIDIKAN TINGGI

https://www.facebook.com/share/v/1DrqnrxA7A/


https://www.facebook.com/reel/1916195619243658


Menurut  Bagus Muljadi

Apa itu Sarjana? Menurut DM,  Sarjana itu , dalam Bahasa Inggrisnya Bachelor Degree.

Dulu di Eropa,  untuk mendapatkan  Bachelor Degree (Sarjana)  orang harus melewati jenjang pendidikan Liberal Arts  .  Liberal (liberty artinya bebas).  Itu artinya orang yang belajar bukan untuk mendapat pekerjaan tetapi  untuk menjadi free spirit   . Dalam Liberal Arts, diajari  3 hal, yaitu: retorika (cara berbicara),  ligika (cara berpikir logis),  dan  grammar (cara berbahasa). 

Orag yang bisa berpikr, maka dia bisa mendapat kerja, 

Untuk mendapat kerja itu pendidikan vokasi  (vocare = panggilan, panggilan  profesi). 

Pada dasarnya, Baccalaureate  holders = pemegar gelar sarjana  itu  pilar - plar demokrasi  untuk membuat masyarakat yang menjadi landasan open society  supaya negara terus beridri secra demokratik. 

Jadi kampus tujuannya, melahirkan pemikir bebas , gagasan liar yang  bisa di cultivate . 


Kuliah itu untuk menciptakan lapangan kerja. 


Di IPB Sangat ditekankan hubungan antara  lulusan dengan enterpreneurial ( alumni dengan dunia usaha / industri). 

Tujuan kuliah:  untuk menciptakan lapangan kerja 


JPS, 1 November 2025. 



Jumat, 19 September 2025

LAGU TK / KELAS I

 1. AIUEO

https://www.facebook.com/share/r/171G6GL1yp/

https://www.facebook.com/share/r/171G6GL1yp/

 

AIUEO

 

Buka mulutnya  a a a (A A A)

Mana giginnya  i I I  ( I I I)

Maju mulutnya u u u (U U U)

Mana senyumnya  e e e (E E E)

Bulat mulutnya o o o (O O O)

Ini hyryf  vokal A I U E O


JPS, 18 September 2025, 



Rabu, 13 Agustus 2025

BELAJAR DARI TOKOH

 BELAJAR DARI TOKOH


CARA MENDIDIK ANAK

 

CARA MENDIDIK ANAK

JANGAN MEMBUJUK ATAU MENGANCAM

https://youtube.com/shorts/tjOhRs0UpXU?si=kme2Uvzr3D_AOTaD



Membujuk, rseikonya  anak yang pegang  kontrol, dan ego anak semakin membesar, anak akan semaunya. 

Dan kita berada di bawah  kendali anak. 

JPS, 13 Juli 2025. 





 PENGALAMAN PENDIDIKAN DI  NEGARA LAIN


1. PENDIDIKAN  DI JERMAN 


HUKUMAN VS TANGGUNG JAWAB

https://youtube.com/shorts/7TjmPABheM4?si=j4Lp5uLuxOCum4En


"Kalau kamu  sudah menyakiti  orang lain (guru), apa yang harus kamu lakukan agar orang yang disakiti  menjadi lebih  baik?


Anak tidak belajar  melalui hukuman tetapi  melalui  sikap bertanggung jawab dan   pengalaman.  Anak TK  yang memukul  Ibu  gurunya  hingga babak belur ,   ketika Ibu gurnya menyampaikan itu  kepada orang tuanya, orang tuanya  bertanya: Apa yang  harus kamu lakukan  agar Ibu guru   bisa menjadi lebih baik? Keesokan  harisnya, anak itu membawa  bung yang dia petik di jalan dan juga menulis permintaan maaf. 


JPS,  13 Agustus 2025. 



Rabu, 16 Juli 2025

BERPIKIR

 BERPIKIR


7 TIPS BERPIKIR (ALA Rocky Gerung)

https://www.facebook.com/

Akun FB: Kasih Tulus

Orang pintar belum tentu bisa berpikir. Tapi orang yang bisa berpikir, biasanya gak gampang ditipu.
Rocky Gerung pernah bilang, “Berpikir itu merdeka.” Dan kalau kamu tahu cara dia membedah satu isu, kamu bakal sadar: debat bukan soal siapa menang, tapi siapa yang masih mau mencari kebenaran.
Pernah gak kamu nonton debat atau obrolan publik, lalu mikir: “Kok dia bisa ngomong segitu lugas, tajam, tapi tetap logis?”
Banyak yang kira Rocky Gerung cuma main kata-kata rumit. Padahal, yang dia lakukan itu teknik berpikir yang bisa dilatih siapa saja. Dari cara dia membongkar konsep “akal sehat”, sampai cara dia mempertanyakan istilah yang orang-orang anggap suci tanpa mikir dulu.
Yang kita perlukan bukan IQ tinggi. Tapi struktur berpikir yang rapi. Ini bukan soal sok tahu, tapi soal tahu apa yang kamu tahu… dan berani mengakui yang belum kamu pahami.
Kalau kamu sering kejebak debat kusir, gampang kebawa emosi, atau sulit menjelaskan gagasan sendiri secara runtut, mungkin kamu butuh mulai latihan dari sini:
1. Jangan buru-buru setuju. Pertanyakan dulu.
Rocky sering mulai kalimat dengan “Apa maksudnya?” Karena dalam setiap argumen, kata-kata bisa jadi jebakan. Orang bilang “kemajuan”, tapi buat siapa? Siapa yang diuntungkan? Kata-kata yang dianggap netral, bisa menyimpan agenda.
2. Bedakan antara fakta dan tafsir.
Contoh: “Indonesia sedang darurat moral.” Itu bukan fakta. Itu opini. Rocky terbiasa mengupas satu pernyataan jadi dua lapis: peristiwanya (apa yang terjadi), dan narasinya (cara kita menafsirkannya).
3. Kuasai kosakata ide.
Dia sering nyebut “ontologi”, “epistemologi”, bahkan “metodologi berpikir”. Bukan buat sok keren, tapi karena konsep-konsep itu penting untuk tahu kita sedang berpikir di level mana. Kamu gak bisa debat soal ‘keadilan’ kalau gak tahu keadilan versi siapa yang sedang dibicarakan.
4. Jangan takut kontradiksi.
Berpikir itu bukan soal selalu konsisten. Tapi berani memperbaiki diri. Rocky bilang, “Yang penting bukan konsistensi, tapi keberanian mengoreksi pikiranmu sendiri.”
5. Gunakan logika, bukan emosi.
Kalau kamu marah saat argumenmu dibantah, berarti kamu belum selesai berpikir. Rocky bisa keras, tapi jarang emosional. Karena buat dia, dialog itu bukan arena untuk saling mengalahkan, tapi untuk saling menyempurnakan logika.
6. Baca buku yang membuatmu bingung.
Karena dari kebingungan itulah kamu mulai berpikir. Rocky pernah bilang, “Kalau kamu membaca buku dan langsung paham semuanya, mungkin kamu belum benar-benar berpikir.”
7. Sadar bahwa berpikir itu kerja.
Bukan insting. Bukan naluri. Bukan perasaan. Tapi kerja intelektual yang melelahkan. Makanya sedikit orang yang melakukannya.
Berpikir kritis bukan gaya bicara. Tapi cara hidup. Dan belajar dari orang seperti Rocky Gerung bisa membiasakan kita bertanya, bukan asal percaya.


JPS, 17 Juli 2025.


Selasa, 15 Juli 2025

HIDUP ITU PEDULI KEHIDUPAN (SESAMA)

 HIDUP ITU  PEDULI KEHIDUPAN (SESAMA)


SALING MENOLONG

https://youtube.com/shorts/gaMNc17SFM8?si=TUiwlO9CrxQFq1Wk

 HELP IS COMING  YOU WAY TODAY



Seorang terbawa arus  di sebuah jembatan. Teman-temannya mau menilong. Mereka menurunkan  seorang  teman dengan posisi tangan ke bawah, ke sungai agar tanganya bisa menangkap tangan teman yang terseret arus. Temannya menangka tangan itu. Dua orang teman mememagang kaki teman yang terjuntai  ke  suangai. Lalu  seorang teman  turun ke   piker jembatan tetapi  dia tidak  bisa menyentuh tangan orang yang terseret arus itu, maka  ia meminta agar   posisi teman yang terjuntai bertgerak mendekati dia. Mereka melakukan hal itu. Tangan teman yang terhanyut   berhasil diraih  oleh teman yang  ada di pilar. Dia menarik temannya  untuk naik ke  pilar kering. Akhirnya  selamat. Suatu  kerja sama yang  luar  biasa.

JPS, 16 Juli 2025



Kamis, 10 Juli 2025

BUKU YANG PENTING UNTUK DIBACA

 BUKU YANG  PENTING UNTUK DIBACA


1.  BAMBU UNTUK RUMAH MODERN - Penerbit GRAMEDIA   -  - GK 156. 


JPS, 10 Juli 2025. 



KISAH INSPIRATIF DALAM BIDANG PENDIDIKAN

 

KISAH INSPIRATIF DALAM BIDANG PENDIDIKAN


ANAK INI SELALU DIANGGAP BODOH – KISAH NAK DISLEKSIA dan PERAN SEORANG GURU HEBAT


https://youtube.com/shorts/su1AbJeYrsk?si=OaBtiIKoD7nPwLi1



Guru meminta seorang anal laki-laki untuk menjawab pertanyaan. Tetapi dia menjawab bahwa huruf-huruf di buku itu menari-nari. Saat diminta membaca dengan lantang,  ucapannya anak aneh membuat seisi kelas tertawa.  Gurupun mengusirnya dari kelas.  Namun, alih-alih menrenung, malah ia menari-nari dengan riang.  Saat ujian tiba, ia berpikir keras  menulis jawabannya  dengan penuh percaya diri. Ketika  ditanya apakah ujian itu sulit, dia berkata, terlalu  mudah.  Nilainya membuat  ayahnya  murka, Dia dipukuli habis-havisan. Tetapi anak  tidak merasa malu, malah tertawa terbahak-bahak.  Dalam kemarahan, Sang ayah mengirimnya ke sekolah  berasrama.  Saat melihat keluarganya pergi, anak itu tak bisa menahan air mata.  Ia  merasa dunia telah meninggalkannya.  Ia menolak makan dan minum,  menangis  diam-diam di kamar mandi setisp malam. Saat ia mengelamun di kelas , guru melemparinya dengan kapur, jika tidak bisa   menjawab pertanyaan, telapak tangannya dipukul.  Anak itu tidak mengerti apa kesalahannya. Suatu hari  datanglah seorang guru baru . Ia  meniup seruling di kelas, bermain bersama murid-muridnya dan membiarkan mereka menggambar dengan bebas. Anak itu  duduk diam di sudut menarik perhatian sang  guru.  Saat ditanya banabya, dia hanya diam.  Suatu hari ia berlutut di depan kelas, Guru itu tidak  mengerti lalu bertanya kepada teman-temannya.  Mereka menjawab, dia itu  bodoh. Guru terkejut.  Ia melihat buku tulis  anak itu penuh dengan kesalahan.  Tetapi ia menemukan sesuatu yang lebih dalam.  Ia mengunjungi rumah anak itu dan berkata kepada orang tuanya.: Anak anda mengalami disleksia.  Ayahnya tidak percaya, maka  guru menunjukkan  sebuah  kotak  berii tulisan Jepang  dan  meminta membacanya . Saat itulah sang ayah akhirnya mengerti bahwa begibilah dunia terlihat oleh anaknya.  Hari itu, di kelas  guru bercerita tentang seorang anak yang  membenci membaca, merobek bukunya , mematah pensilnya dan melihat angka sebagai  laba-laba. Siapa dia?  Tanya  guru.  Seisi kelas tertawa. Anak itu panik..  Ia yakin cerita itu tentang dirinya.  Ternyata  tokoh yang dikisahkan guru itu adalah Albert Einstein.   Anak itu terkejut. Ternyata.  ada orang yang melihat dunia dengan cara berbeda. .  Mereka juga  bisa menjadi genius. Ia mendengarkan dengan seksama.  Unuk pertama kalinya ia tersenyum . Sang  guru berjanji membantunya melawan disleksia.  Mereka mengeja kata di atas pasir menggunakan  warna untuk membedakan huruf. Guru itu  sabar. Anak itu mulai percaya diri dan bekerja keras siang dan malam.  Ada kegiatan lomba di sekolah.  Semua anak melukis dengan sunguh-sungguh. Anak itu menyelesaikan karyanya.  Anak itu memberikan karyanya kepada guru. Bakatnya bersinar.  Sang  guru  bisa melihat kegeniusannya. Anak itu  melihat lukisan sang guru. Isinya   adalah dirinya yang sedang tersenyum. Ia menang is tanpa sadar. Ia menang juara pertama.  Ia berjalan pelan ke panggung dan berlari memeluk guru itu sambil  menangis. Sang guru memeluknya lebih erat lagi 

 

Mote:

Disleksia. Apa itu?

Disleksia adalah gangguan belajar yang mempengaruhi cara otak memproses informasi, terutama yang berkaitan dengan bahasa tertulis. Orang dengan disleksia mengalami kesulitan membaca, menulis, dan mengeja. Meskipun bukan penyakit, disleksia merupakan kondisi neurologis yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam belajar dan berinteraksi dengan bahasa tertulis. 

Penyebab Disleksia:

·                   Faktor Genetik:

Disleksia seringkali diturunkan dalam keluarga, menunjukkan adanya komponen genetik. 

·                  Perkembangan Otak:

Perbedaan dalam cara otak memproses informasi, terutama dalam pemrosesan fonologis (kemampuan mengenali bunyi bahasa), dapat menyebabkan disleksia. 

·                  Faktor Lingkungan:

Beberapa faktor lingkungan seperti kelahiran prematur atau terpapar zat tertentu saat dalam kandungan juga dapat meningkatkan risiko disleksia. 

Ciri-Ciri Disleksia:

·                   Kesulitan Membaca:

Kesulitan mengenali dan memahami kata-kata tertulis, seringkali membaca lambat dan membuat kesalahan. 

·                  Kesulitan Menulis:

Kesulitan dalam mengeja, menyusun kalimat, dan menyampaikan ide secara tertulis. 

·                 Kesulitan Memproses Bunyi:

Kesulitan dalam membedakan bunyi huruf atau suku kata, dan menggabungkannya menjadi kata-kata. 

·                  Kesulitan dalam Menyusun Urutan:

Kesulitan dalam mengingat urutan alfabet, nama bulan, atau langkah-langkah dalam suatu proses. 

Penting untuk diingat:

·         Disleksia bukan berarti kurang cerdas. Banyak individu dengan disleksia memiliki kecerdasan yang normal atau bahkan di atas rata-rata. 

·         Disleksia tidak dapat disembuhkan, tetapi dengan dukungan dan intervensi yang tepat, individu dengan disleksia dapat belajar membaca, menulis, dan berhasil dalam kehidupan. 

·         Dukungan dari keluarga, guru, dan terapis sangat penting bagi anak-anak dengan disleksia untuk mengembangkan kemampuan belajar dan mengatasi tantangan yang mereka hadapi. 

 

 

JPS, 10  Juli 2025.

2.  HIDUP ADALAH TANGGUNG JAWAB

https://youtube.com/shorts/92MSRf0bI4s?si=tEv05OxaENuI6qvd



JPS, 10  Juli 2025.


**********

4. BELAJAR DARI FORMASI SERIGALA

BELAJAR DARI  FORMASI  SRIGALA: PEMIMPIN BERADA DI BARIS PALING BELAKANG

https://youtube.com/shorts/PjQYpiXBaIw?si=31PUe4NOGf0r9Wcw



JPS, 10  Juli 2025.


********

5.  BELAJAR DARI  MISAKI ARAKAWA, WANITA CACAT, TANPA KAKI DAN LENGAN

https://www.youtube.com/watch?v=0i7nfseqk5g


Misaki  Arakawa. Demikian nama perempuan itu. Dia cacat karena kecelakaan mobil. Sebelumnya dia keliing  dunia sebagai penari sebelum mengalami kecelakaan. Ia yatim piatu. Ayah dan nya sudah meninggal. Ia tinggal di apartermen.   Ia mempekerjakan Bayu Hidayat, dari Banyuwangi - Jawa Timur, Indonesia   untuk merawatnya.  Perjumpaan mereka sebelumnya  sangat kaku, tetapi lama kelamaan luwes, hingga muncul rasa cinta.  Batu berhasil merebut hati  (jiwa)  Misaki. Misaki yang sudah tampak putus asa, kini mulai bersemangat. Bayu dan Misaki  berkolaborasi.  Karena  Misaki tidak ada tangan,  Bayu menolong  menulis apa yang dibicarakannya. Misaki perlahan menemukan makna hidupnya, bahkan bisa tampil di depan publik  untuk  memberikan seminar  tentang pemberdayaan orang sisabilitas. 
Bayu berhasil membuat Misaki untuk nisa menolong  dan menyelamatkan dirinya sendiri. 

Tujuan kehidupan kita, termsuk pendidikan  adalah  bagaimana  memberdayakan orang agar  bisa menolong  dirinya sendiri. 

JPS, 14 Juni 2025.