ANAK PEREMPUAN MENDONORKAN HATI KEPADA AYAHNYA
KAKAK MENDONORKAN GINJAL KANAN KEPADA ADIK BUNGSUNYA
Kick Andy - Berbagi Hati Jalani Hidup
https://www.youtube.com/watch?v=nsDPvu6F6i0
Seorang ayah - namanya Abdul Mukri - menderita hepatitis B hingga stadium akut, yakni sirosis hati (sudah mengeras). Sejah tahun 2004 hingga 2010 masuk dan keluar rumah sakit. Dia mendapat sakit liver (hati) ketika berusia 38 tahun. Pa Abdul Mukri lahir tahun 1966. Dokter memvonis bahwa usianya kurang lebih hanya dua bulan lagi. Dia keluar masuk rumah sakit untuk berobat. Dia juga malu dengan perusahan tempatnya bekerja karena begitu sering masuk rumah sakit dan harus mengeluarkan biaya perusahan. Suatu hari ia bertanya kepada dokter soal kemungkinan kangkok hati. "Cangkok hati biasanya di luar negri dan biayaranya milyaran rupiah. Bisa ke Singapura, Cina, Jepang, Amerika," jawab dokter. Lalu dia bertanya kemungkinan congkok hati di Indonesia. Dokter menjawab bahwa di Indonesia sedang dipikirkan untuk dirintis yakni di RSCM Jakarta. Pa Abdul Mukri menawarkan diri untuk menjadi pasien pertama dan supaya ada kisah selanjutnya pasien 2,3,4, dan seterusnya," katanya. Lalu dicarilah pendonor hari. Untuk sampai kepada keputusan ini melalui pro dan kontra dalam keluarga besar. Namun pada akhirnya diputuskan untuk operasi dan butuh pendonor hati. Dicari anggota keluarga yang rela mendonorkan hati. Adik kandung Pa Addul bersedia menjadi pendonor hati. Tetapi setelah diperiksa, untuk dicangkok, hatinya tidak cocok. Akhirnya anak putrinya, yakni Nisa Az Zahra menawarkan diri menjadi pendonor karena darah Nisa Az Zahra dan Pa Abdul Mukti sama. Hati Nisa terketuk untuk mengajukan dri untuk mencangkokkan hati untuk sang ayah. Melalui konsultasi dengan dan pemeriksaan kesehatan dengan para dokter, Nisa mendapatkan informasi bahwa hati yang didonorkan kepada orang lain akan tumbuh lagi, maka ia optimis untuk mendonorkan hatinya kepada ayahnya. Operasinya berjalan lancar. Begitu operasi selesai, Nisa meminta untuk melihat ayahnya di ruangan operasi. Ketika dokter sudah mengizinkannya. Nisa begitu bahagia melihat ayahnya melek dan tersenyum . Pa Abdul Mukri dan Nisa sehat-sehat hingga saat ini. Menurut dokter hati yang dicangkokkan untuk diberikan kepada orang lain akan tumbuh lagi sekitar 6 bulan kemudian asal saja usia pendonor 18 - 60 tahun. Setelah operasi selesai Abdul Mukri dan Anisa tumbuh sehat.
JPS, 15 Nove,ber 2023.
KAKAK MENDONORKAN GINJAL KANAN KEPADA ADIK BUNGSUNYA
Kick Andy - Berbagi Hati Jalani Hidup
https://www.youtube.com/watch?v=nsDPvu6F6i0
Dewi Nur Salehah, seorang dokter umum. Dia sakit ginjal dan dianjurkan untuk cuci darah dan malah congkok ginjal. Ginjal kanannya bermasalah. Segala upaya dilakukan. Keluarga berkumpul. Hasilnya diputuskan transplantasi ginjal. Dicarilah pendonor ginjal tatpi susah didapatkan. Akhirnya 2 orang kakaknya menawarkan diri untuk mendonorkan ginjal kanan. Neneng, kakak sulung rela menawarkan gingalnya untuk dicangkokkan kepada sang adik, Dewi meskipun anak kandung Neneng berkeberatan dengan rencanan mamanya ini. Neneng berusaha menyakinkan keluarga dan anaknya. Akhirnya Neneng dan Dewi jadi dioperasi. Nenang memberi ginjal kanannya kepada adinya, Dewi. Neneng hidup dengan 1 ginjal. Luar biasa, kakak beradik hidup saling menolong.
JPS, 15 Nove,ber 2023.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar