Kamis, 29 Desember 2022

GAGASAN PERUBAHAN

 GAGASAN PERUBAHAN


Mardigu Wowiek: Meretas Diri untuk Berinovasi | Endgame S2E12

 https://www.youtube.com/watch?v=LVgv5rRPZ9s



Meretas Diri untuk Berinovasi 


Memprograming  diri sendiri

Self talk – tindakan – habit – pola pikir -  self talk

Self talk: kita bisa, kita bersatu, kita maju, sayarakat kita baik, kita sejahtera, pemerintah jujur, saya jujur, Tuhan baik, ini mudah, ini sekarang,   saya lakukan sekarang, dll.

Ngomong  baik kepada diri sendiri. Jadi energy yang keluar   itu kekal.    Kita  harus  meradiasikan energi positif.  Saya  harus  mengubah  diri saya  sendiri.    Jangan salahkan masa lalu.  Apa kita sekarang  lebih penting daripada apa kita  kemarin.   Freu membuat orang membuat alas an. “Saya  begini karena ini……”

Dalam Psikologi, ada 2 tokoh yang penting yakni Sigmund Freud yang mengatakan bahwa  perilaku kita hari ini karena perilaku kita kemarin. 

 

Kedua, Adler  yang mengatakan bahwa  apa yang kau lakukan hari ini tergantung apa yang  kau ingikan di masa  depan.

Kita  perlu berpikir  sekarang  dank e  masa  depan.

 

Kita perlu bermimpi, berimaginasi bahwa  saya  bisa, saya  kaya, saya sehat, hutan melimpah,  orang cerdas, masyarakat sejahtera, saya  menjadi pemimpin yang  baik, memori saya  baik.

Maka   kita  perlu  mengubah diri (change yourself) . 

Indonesia ;  68 % safety player    sedangkan     32 % risk taker

Amarika: 70 % risk taker, 30 % safety player.

 

Kita  perlu meniru Cina.

Strategi Hacking: Imitating (meniru).  Ala  biasa  karena  biasa.

Segala sesuatu  yang  bagus  ditiru.

ATM = Amati Tiru Modifikasi .


******

https://www.youtube.com/watch?v=6BMIM5iwI9s


Menurut Connie Bakrie,  daya jual tenaga kerja Indonesia lebih rendah daripada tenaga kerja asing karena   tenaga kerja Indonesia  banyak menghabiskan  waktu untuk break, belanja keagamaaan, terutama  terutama terpotong  untuk berdoa (sholat). Bayangkan  sembayang lima  waktu orang Islam dinilai  memangkas produktivitas kerja. 

JPS, 24 Januari 2023.

Minggu, 25 Desember 2022

FILSAFAT TIMUR DAN FILSAFAT BARAT - MANURUT ROMO MAGNIS, SJ

 FILSAFAT TIMUR  DAN FILSAFAT BARAT  - MANURUT ROMO MAGNIS, SJ

https://www.youtube.com/watch?v=lXAwRUQ5fbQ

Romo Magnis sangat piawai  mengenail Filsafat.  Apa perbedaan antara Filsafat Barat dengan Filsafat Timur (Filsafat Jawa)?

Itu tidak gampang diperbandingkan.  Ada perbedaan prinsip antara Filsafat Barat dengan Filsafat Timur.  Filsafat yang lebih kuno adalah Filsafat yang di India.  di Cina, mungkin juga di Jepang.  Tentu Budhisme ada Filsafatnya.  Filsafat Jawa, pemikiran Jawa yang kita  bisa baca dalam serat -serat,  segalam macam kisah  mengenai Werkuidara, dan sebagainya.  Itu Filsafat mendalam. 

Filsafat Barat mulai dengan Filsafat Yunani.  Di situ terjadi sesuatu ynag khas , katakan saja mulai dengan Filsuf sebelum Plato,  mereka itu mengem,bangkan Filsafat sebagai Kritik  terhadap pemikiran tradisional  Yunani agama  yang dangkal, mengembangkan Bahasa khusus  sehingga Filsafat menjadi ilmu insider (orang dalam).  Tak mungkin orang berdebat dengan Plato kalau  tidak tahu itu. 

Sedangkan Filsafat Timur, itu terbuka bagi semua.  Itu bisa dimiliki oleh rakyat, dalam arti ini,  Jawa, seperti tradisional India,  tidak punya  ilmu Filsafat   yang hanya dimengerti orang yang  sudah tahu bahasa dan sebagainya.  Dalam arti ini sulit diperbandingkan.  Tapi kalau kita membaca misalnya buku  Filsafat Jawa  yang terkenal banyak di sini yang mengaguminya , di situ ada pandangan mengenai dunia yang sangat menarik . Jadi , saya kemudian juga dalam Dewa Ruci  atau dalam serat-serta  lain.  Di situ ada suatu perasaan yang mendalam tentang realitas. 

Jadi, Filsafat Jawa,  Filsfat Eropa, kemudian masih dipengaruhi oleh munculnya  agama, wahyu . Agama Wahyu adalah  agama yang dimulai dengan Abraham. lalu agama Yahudi, Agama Kristiani, Agama Islam.  Filsafat semula  mau menjawab  pertanyaan  arti dan makna kehidupan. Nah, begitu Wahyu datang,  Allah berbicara, Filsafat Out.  Filsafat mengembangkan. yang menurut saya sekarang  menjadi hakekatnya  mengembangkan diri sebagai ilmu kritis artinya yang  mengritik pemikiran yang tidak benar.  Filsafat tentu tidak pertama-tama menawarkan kebenaran  .



Bahasa Jawa itu kompleks bukan hanya karena ada  ada tingkatannya: ngoko, kromo, kromo ingil yang betul-betul harus dipakai  tetapi struktur Bahasa Jawa sangat berbeda dari struktur Bahasa Jerman. 

Metode belajar Bahasa Jawa,   tidak belajar kata tapi mengulangi kalimat-kalimat yang khas diulangi   dengan 20 kali dengan suara keras. Lama-lama  seseudah beberapa  bulan kog, nggak maju-maju . Merasa seperti di terowongan,  belajar terus  belajar, koq nggak maju-maju.  Sesudah 9 bulan, saya merasa saya  sudah keluar dari terowongan  dan mendadak bisa  bicara.  Belum lancar betul tetapi  konstruksi kalimat yang khas Jawa , saya ikut merasakan, rasa itu yang penting.  Lalu saya 3 bulan  tidur di Desa Boro, Kulon Progo.   Paroki itu hanya  ada orang Jawa,  ngomong Bahasa Jawa. Di situ saya  mengalami sesuatu yang menarik.   (JPS, 26 Desember 2022) 


Di Indonesia, Filsafat diremeshkan.  Buktinya, Filsfata hanya diajarkan di beberapa  kampus / Univesitas,  sebutkan UI dan UGM. Kalau di  Barat (Jerman?), Filsafat diajarkan di setiap universitas. 

Filsafat tidak bisa menggerakan sesuatu tetapi Filsafat bisa dijadikan  sebagai garam yang melezatkan atau  cahaya yang menerangi lorong gelap kehidupan  atau cabai  untuk merangsang pemikiran.  Dalam  arti ini kita memerlukan lebih banyak filsuf  dan juga  ilmuwan lain yang tahu mengenai Filsafat. 

Komunisme menjadi sistem yang keras

 (JPS, 26 Desember 2022) 


__________

Apa perbedaan budaya Timur  dan Barat?

https://www.youtube.com/watch?v=kIefHm-J5ls

Dalam kaitan dengan kerja, orang Barat sangat disiplin. Orang Barat sangat serius,  hidup  untuk  kerja. Sedangkan orang Timur, bersikap santai,  kerja untuk hidup.  (Menunutr Melani, perempuan Swiss  yang menikah dengan orang Indonesia (Jember / Banyuwangi, Jawa Timur).

Selain itu orang Barat menekankan formalitas, misalnya  ijasah, bukan hanya  ketrampilan. 

Orang Barat menekankan pendidikan, seangkan orang Timur menekankan agama.

Orang  Barat menekankan individualitas, orang Timur menekankan komunitas.

Orang Barat agak dingin, kaku, orang Timur ramah, suka  bergaul , berkumpul.

Orang Barat, kalau kerja ya  kerja,  jangan lebih banyak  main HP. Kalau ngobrol jangan banyak  lihat HP.


JPS, 28 Agustus 2023.

__________________________________________________________






Selasa, 13 Desember 2022

KRITIK PROF KOENTJARANINGRAT TERHADAP MANUSIA INDONESIA


KRITIK  PROF KOENTJARANINGRAT TERHADAP MANUSIA INDONESIA


 “Mental manusia Indonesia itu tidak suka berpikir logis, tidak suka berusaha dengan gigih dan tekun, suka meremehkan mutu, suka menerabas, tidak percaya diri, tidak disiplin, dan suka mengabaikan tanggungjawab,” ujar Prof. Koentjaraningrat.


Baca selengkapnya: https://rumahfilsafat.com/2022/11/29/revolusi-spiritual/

JPS, 14 DESEMBER 2022



Selasa, 29 November 2022

KURIKULUM PENDIDIKAN DI JEPANG

 KURIKULUM  PENDIDIKAN  DI JEPANG

Jumat, 04 November 2022

BELAJAR BERBISNIS

 BELAJAR BERBISNIS

https://www.youtube.com/watch?v=wpWj_rcfif4

Belajar dari Mbak Popi Dian Hartini (Owner Egar Halls)


  1. Saat SD/SMP/SMA: Jualan minuman, makanan, pakaian (batik)
  2. Saat kuliah: Jualan
  3. Selesai kuliah kerja sambil bisnis angkot tapi bisnisnya ketabrak, hilang karena sopirnya dihipnotis,  sopirnya kecelakaan karena rebut penumpang. 
  4. Lalu  dia pindah ke bisnis asuransi tapi kemudian dia berpikir asuransi itu  ada  prokontra antara  halal dan haram. Kemudian  dia berkesimpulan bahwa arurasi itu haram karena bertentangan dengan syariaat Islam. 
  5. Lalu dia  bermigrasi ke bisnis  telur. 
Prinsip Mbak Popi: Berserah  total   kepada Allah. Manusia berusaha, Allah yang menentukan hasil.


JPS, 4 November 2022.

_________



Selasa, 25 Oktober 2022

RAHASIA ORANG INDIA SUKSES DI MANCANEGRA

 RAHASIA ORANG INDIA SUKSES DI MANCANEGRA

  1. Karakter unggul: tabah, jujur,  kerja keras, tangguh, profesional, fikus bagaimana memecahkan masalah.
  2. Pendidikan mereka berorientasi pada Sains  dan Matematika.
  3. Menguasai Bhasa Inggris dengan baik
https://inet.detik.com/cyberlife/d-6369286/ternyata-ini-rahasia-orang-india-kuasai-microsoft-sampai-google

JPS, 26 Oktober 2022.


Kamis, 20 Oktober 2022

BELAJAR DARI Pa GITA WIRAWAN

 BELAJAR DARI  Pa GITA  WIRAWAN



MENELISIK DAMPAK TEKNOLOGI (MEDSOS)  DALAM KEHIDUPAN


Kritikan yang sangat bagus  dari Pa Gita Wirawan soal medsos dalam kehidupan manusia


Tadi saya sampaikan bahwa ini adalah generasi yang diasuh oleh Tiktok dan Instagram.   Anakanak kita melihat HP itu 10 jam.  Saya mendisiplinkan diri melihat HP  lebih dari 2 jam sehari.  Dan bagaimana kita melihat bagaimana  di rumah tangga itu, orang tua hanya bisa mungkin berdiskusi dengan kualitas yang tinggi  dengan anaknya selama 15 menit  di waktu sarapan. Mungkin setengah hingga satu jam  di waktu makan malam,  sisanya mereka melihat platform  yang dilihat oleh lebih dari 3 milyar orang  tanpa editorialisasi dan kalau itu tidak tereditoralisasi  kita harus sadar bahwa  anak-anak kita atau kalian  terekspose dengan konten-konten  uang kalau menurut saya kurang bijaksana  dan itu sudah berkorelasi dengan  tidak sehatnya kemajuan-kemajuan  dalam 3 pilar , yakni.

Pertama dari kalangan orang muda yang sudah semakin terpolarisasi  dan ini berkorelasi  dengan tingkat depresi . tingkat anxiety (kecemasan)  dan tingkat bunuh diri yang meningkat secara berarti.  Ini empiris ya kan. .Ini kanker di medsos kita adalah  ditemukannya  tombol like  dan retweet , tombol share di tahun 2019. Ini menurut saya kanker utamanya adalah kesehatan moral, kesehatan mental. Itu pilar pertama yang terpengaruh dengan  medsos.  Saya tidak mengatakan bahwa medsos jelek tetapi kejelekannya ada dalam  sesuatu yang dibikin bagus. 

Pilar kedua yang terpengaruh oleh medsos adalah pendidikan di mana polarisasi itu sudah   nyata di kalangan akademisi. Polarisasi itu anatara sayap kanan dan sayap kiri.  yang mana tidak terjadi spektrum , percakapan spektrum ide.  Tetapi intelektual-intelektual di seluruh dunia  khusus yang di bidang tersier atau univeritas. Itu yang ke kanan. semakin ke kanan ideologinya.  Yang ke kiri semakin ke kiri ideologinya., tidak ada sentra atau  sentralisasi . 

Yang ketiga adalah dampak medsos terhadap demokrasi liberal.  di mana amplifikasi terhadap narasi-narasi yang kurang bijaksana  berkat algoritma yang diberdayakan oleh pemilik teknologi, itu disamakan  sebagai demokrasi  atau demokrasi liberal. Sedangkan  narasi-narasi yang bijaksana itu tidak teramplifikasi  karena kebanyakab narasi-narasi bijaksana  itu ada di silent majority yang tidak berani omong. Nah kita ekstrapolasi saja, 10, 20, 30 tahun ke depan  ini akan menyongsong era-era  di kemudian hari di mana posisi kepemimpinan  itu lebih  berdasarkan festivalisasi  ataupun sensasionalisasi bukan intelektualisasi.  Ini bahaya untuk bukan hanya anak-anak saya saja  tetapi juga  juga untuk anak-anak kalian.  Apakah kita memilih pemimpin warga  yang hanya bisa joget tapi tidak bisa berdebat.  Ini bukan hanya kejadian unik di Indonesia tetapi ini sudah menjadi kejadi di seluruh dunia.  Jadi, ujung-ujungnya,  game changeingnya itu  bagaimana ? Ya dibudayakanlah  budaya baca buku  dan budayakanlah kapasitas seseorang  untuk bisa menunjukkan keterbukaan.  agar kita  bisa melihat diri kita sendiri  dengan introspeksi semestinya  eh  gue ini kekurangannya di sini.  untuk mengisinya bagaimana dan gua itu harus welcome , skill set yang bisa  atau perlu datang dari orang lain. 


Sumber WAG: https://web.whatsapp.com/  diposting  by  Robert Wardy  di Keluarga  Wela Jakarta. 


JPS,  20 Oktober 2022. 


________

GITA  WIRAWAN 


Brian drain = pengurasan otak

Brain linkage = 

Brain  curculation = Jaringan otak. 






Selasa, 04 Oktober 2022

TIPS MENANGANI ANAK YANG NAKAL

 TIPS  MENANGANI ANAK YANG NAKAL

https://www.youtube.com/watch?v=bAchlttYJqE

  1. Memberikan instruksi yang jelas dan pelan-pelan agar dia  bisa melakukannya dan itu menjadi  kebiasaan positif  baginya.
  2. Mendengarkan dia, apa alasan  dia melakukan suatu tindakan.
  3. Bersikap positif kepadanya.

JPS, 5 Oktober 2022.

***

Tips Membuat Anak Jadi Penurut

https://www.youtube.com/watch?v=7iqBbfGcLQ8

Gunakan prinsip  parsil.  Gunakan pilihan kata yang positif.  Kata-kata orang tua merupakan perintah , doa dan harapan  bagi dunia kesadaran dan  ketidak sadarannya.  Hindarilah penggunakan kata -kata Negatif yakni JANGAN  dan TIDAK  BOLEH.  Bila menggunakan  2kata-kata ini, anak sering melakukan yang sebaliknya. Maka gunakan kata-kata yang positif. 

  1. Gunakanlah kata-kata positif, misalnya: "Nak, makan yang cepat ya."Belajar yang tekun ya."
  2. Tunjukan cara yang benar. Nak, kalau pipis, di toilelt ya.  Mari saya antar ke sana. "
  3. Sugesti anak dengan kata positif: "Budi , anak yang pintar, ayo makan sendiri."


Minggu, 07 Agustus 2022

BURUNG GARUDA (?)

 BURUNG  GARUDA (?) 



Anda Beruntung Bisa Melihat Walau Cuma Video Dan Simpan Utk Dokomentasi Ya, Karena Burung Garuda Yg Lambang Negara Ini Sangat Langka Dan Semua Org Menganggap Mitos Tidak Ada Burung Yg Suka Melebarkan Sayapnya 24 Jam Sangat Gagah Ditakuti Semua Burung Di Dunia Ini Rajanya Burung.


Ternyata Burung Garuda Bukan Hanya Mitos Atau Dongeng. Dalam Cerita Ramayana Dia Adalah Jatayu. Burung Yang Sangat Jarang Menampakan Dirinya. Tapi Baru2 Ini Garuda Telah Menampakan Dirinya Di Daerah Hutan Gunung Penanggungan, Jawa Timur. Burung Yg Sayapnya Luar Biasa Lebar Dan Indah Sekali. Mudah2 an Dengan Kemunculan Burung Ini Pentanda Negara Republik Indonedia Tetap Kuat Jaya Khususnya Saudara2 Ku Yg Terima Video Ini Sehat Panjang Umur Dan Penuh Berkah Bahagia Sekeluarga 🙏🙏🙏


Sumber: WAG _ Forum  Warga  Blok  B  VMG


JPS, 8 Agustus 2022



Rabu, 15 Juni 2022

KURIKULUM MERDEKA DAN KRITIK ATASNYA

KURIKULUM  MERDEKA DAN KRITIK ATASNYA


LAGU : KITA PELAJAR PANCASILA


JPS, 19 Oktober 2022

Sumber: WAG_ ALUMNI  SANKLA: https://web.whatsapp.com/


___

Info  Seputar  KUMER

[ KURIKULUM MERDEKA ]

WAG20220605


1. Buku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka - s.id/TJ-Kurikulum-Merdeka 

https://drive.google.com/file/d/1YZDdVqeuZHou31ZLz8CMZoMOlnLOlUIC/view

2. Kurikulum Merdeka - s.id/Kepmen-Kur-Mer 

https://s.id/Kepmen-Kur-Mer

3. Capaian Pembelajaran Revisi 2022 - s.id/CP-Rev-2022 

https://drive.google.com/file/d/15QSxsPyrvrPfiWC0DspQDcXSkQSTTqr2/view

4. Buku Teks Pelajaran Kurikulum Merdeka SD - s.id/B-Teks-Kurikulum-Merdeka 

https://drive.google.com/drive/folders/13HaeDrnQD_2BiHgO5nUhDOKVMdDJOk9t

5. Dimensi Profil Pelajar Pancasila - s.id/D-Profil-Pelajar-Pancasila 

 https://drive.google.com/file/d/15eIjfENMr7DHNQdBIdBKqSIzj-z-purS/view

6. Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila - s.id/Projek-Penguatan-PPP 

https://drive.google.com/drive/folders/1wfRTrQTGO5_DXvTnDZKiYUtC6kfg51tH

7. Panduan Pengembangan Profil Pelajar Pancasila Tahun 2022 -  s.id/Projek-Penguatan-PPP-2022

https://drive.google.com/file/d/145EN34sBHXW3YOLeIeLxukJtOJCVndO7/view

8. Referensi Modul Profil Pelajar Pancasila - s.id/Referensi-Modul-PPP 

https://drive.google.com/drive/folders/1ShIhtml9UwT4__IO0FYaMrazVZuF2QTh

9. Contoh Kurikulum Operasional Sekolah (KOSP) - s.id/Kurikulum-Operasional-Satuan-Pendidikan

      https://drive.google.com/drive/folders/1JUlgcayxMH8A7muLhuKx29vVbkm9p22O                        

10. Alur Tujuan Pembelajaran (Silabus) - s.id/Alur-Tujuan-Pembelajaran

https://drive.google.com/drive/folders/1-sm7sNUmhSbatY6DVVjNTjaFdak6bdJ0

11. Contoh Modul Ajar (RPP) - s.id/Modul-Ajar

https://drive.google.com/drive/folders/1KSNPlBLz7rGcC9ptXEoRRMa2mHb-lAML


12. Panduan Penilian / Asesmen - s.id/Panduan-Asesmen

https://drive.google.com/drive/folders/128HLbdW_LWo6Xqcc8FwqfKclZCQBAq3z

13. Panduan Pembelajaran &  Asesmen Th. 2022 - s.id/Panduan-Asesmen-2022 

https://drive.google.com/file/d/13ozvtPCWBG1CQWJ7F8zK6_3FH3OfmmQ8/view

14. Aplikasi Raport Nilai & Projek (Dapodik) - s.id/Rpt-Nyoman-Pasek

https://paseksmanda.blogspot.com/2021/11/rapor-sekolah-penggerak.html

15. Aplikasi Raport Nilai & Projek (Excel) - s.id/Rpt-Ayu-Chandra

https://drive.google.com/drive/folders/1Ja7RV0s_UWFrTkf1D9W3Ny4j-P1WvdUG

16. Kurikulum Paradigma Baru - Kurikulum Prototipe - Kurikulum Sekolah Penggerak - Kurikulum 2022 - s.id/kurikulum-merdeka

https://s.id/kurikulum-merdeka

#MerdekaBelajar #MerdekaMengajar #KurikulumMerdeka #IKM

_______

*  Untuk mendownloadnya klik pada tautan / link / teks warna biru.

☆ Beri bintang, supaya tidak terhapus.

♡ Izin share, semoga bermanfaat.

_______

Sumber: WAG : GLS  Bekasi  (16  Juni 2022)  dan  Internet


JPS, 16 Juni 2022


*****

RUU Sisdiknas Bukti Menteri Nadiem Tak Paham Pendidikan Indonesia

https://www.youtube.com/watch?v=9Q__3qjIS-k


Prof. Dr. Ahmad  Baidowi (?)


Kritik  kepada  Menteri Pendidkan, Kebudayaan dan  Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim

"Kurang piknik" ke  Departemen lain dalam  mengeluarkan kebijakan atau saat merancang UU SISDIKNAS. 


Ada link antar  kampus  dengan sekolah

Hubungan intens antara TK (PAUD) - SD-SMP -SMA - PT (Universitas). Relasi antar lembaga harus setarikan nafas 

Di Jepang Prof  Kampus tutun ke sekolah-sekolah



Rancangan  Anggaran  Pendapatan  dan Belanja Sekolah ( RAPBS)  itu sekolah.


Nadiem  tidak mengerti  aspek Paedagogi, leadership rendah, tidak paham pendidikan termasuk nomenklatur pendidikan.  Secara internal  kementrian Nadiem  lemah.  Dia  tidak  bisa memberdayakan  orang-orang yang ada dalam Kementrian.  Dia  tidak mampu membamgun kesolidan dalam kementrian.  Nadim harus memahami struktur internal kementrian dan memberdayakan mereka dalam membangun dan menjalan Kementrian pendidikan dan Kebudayaan - Riset dan Teknologi.  Jangan-jangan Nasdiem tidak membaca Tupoksi kedirgenannya.  Kalau  dia tidak bisa membaca TUPOKSI maka dia  tidak  bisa mengaitkannya dengan  RPJMN dalam bidang Pendidikan.  Tata kelola pendidikan kita belum padu. 

Nadiem terlalu mensimpelkan  segala sesuatu dengan teknologi (aplikasi).

Menurut Ahamad Baidowi, Guru  yang harus  diberdayakan.


Kurikulum di Indonesia terlalu   aneh, lemah.

Bagaimana kontrol  lembaga pendidikan (Guru) terhadap anak didik, di Indonesia tidak ada atau lemah sekali. 

Pada Buku, harus  paham cara  kerja  otak yakni ..... Teori beljar berbasis  otak   (brain based learning), yakni  otak kita bekerja secara visual.  Kalau pengajaran terlalu banyak kata  daripada  gambar, itu yang  menyiksa anak saat belajar.  Buku-buku teks di luar negeri, lebih banyak gambar daripada  teks (kata-kata).  Ini untuk yang  fundamental, 1 - 8 tahun. Buku Pendidikan dan pengajaran di Indonesia lebih bayak kata, maka itu memberikan kesulitan  dan kestresan bagi anak didik.  Yang paling  fundamental ini tidak diurus oleh sistem pendidikan nasional. 

Tolok ukur  untuk menilai pendidikan di Indonesia

1. Kurikulum, termasuk  buku yang lebih banyak kata-kata daripada  gambar.

2. Guru (SDM)  yang  masih lemah,  baik kualitas maupun  kesejahteraan (?)

3. Partisipasi masyarakat yang masih lemah. Partisipasi masyarakat  harus dihidupkan kembali.  Sekolah swasta  bisa dijadikan contoh (?).   Partisipasi masyarakat  bagi Pendidikan di Indonesia sangat rendah.  Idealnya Masyarakat (Orang tua) itu  tidak boleh dilepas dari ttata kelola pendidikan.

4. Budaya: budaya  membaca  rendah.


Mereka harus diberdayakan, mereka harus dididik.  Parenting Education itu penting.  Ide pendidikan gratis itu bodoh,  karena meninabobokan peran /partisipasi masyarakat. 

Di Malaysia,  pengelollaan Buku sangat bagus, anak didik tidak boleh merusaka/ menciret-coret buku. Bila melanggar maka harus membayar. Mengapa jangan merusak atau mencoret? Supaya  buku itu bisa dipakai oleh orang lain.  Dengan demikian bisa menghemat anggaran.  Selain itu, tidak mudah gonta ganti buku, karena tergantung kurikulumnya. Saat sering  gonta  ganti buku,  banyak orang yang pusing, seperti guru, murid dan orang tua. Yang untukng, percetakan.  Di Indonesia, perlu diselidiki apakah pemilik percetakan ada hubungannya dengan pengambil kebijakan perbukuan? 

70 - an tahun Indonesia merdeka, oreintasi pendidikan  Indonesia pada pembangunan fisik  bukan pada pembelajaran (learning).  Ini harus menjadi konsen RUU SISDIKNAS.

Sekolah di Indonesia banyak yang tidak memiliki perpustakaan, padahal buku adalah jendela dunia.

Orang  Indoesia minim bahkan nihil untuk memikirkan perpustakaan . Ketika mendirikan sekolah yang dipriorotaskan adalah ruang kelas, ruang guru, ruang kepla sekolah, kamar mandi/ WC.  lupa memikirkan ruang perpustakaan.  74 yahun Indonesia Merdeka,  tradisi baca Indonesia sangat  lemah.  Ini repot . Hal ini didukung oleh  budaya kita yang sangat kuat dengan tradisi oral (tutur).  Tradisi baca  belum terbentuk.  Sekarang  tamapak ada  gap dalam pendidikan kita,  dari budaya oral yang kuat - melewati budaya membaca yang minim - lalu  menuju budaya digital. Apa  efeknya? Orang  terjebak dalam berita hoax, cepat sekali ditipu karena kehilangan daya  kritis.   Tantangan pendidikan ke  depan jauh lebih  hebat karena  kita  tidak memiliki tradisi membaca.  Dalam SISDIKNAS, harus dibicarakan  juga  anggaran untuk  (budaya membaca (reading culture) . Dalam kementrian, ada seksi budaya tetapi kerjanya mengurus museum , tidak pernah mengurus budaya sekolah (membaca), dll. 




Maka  pada  buku, harus  lebih banyak gambar daripada kata -kata. Dalam buku Pendidikan di Indonesia, lebih banyak  kata daripada  gambar. 

Apa usulan Ahmad Baidowi?

1. Perbaiki struktur anggaran, termasuk kesejahteraan guru, dosen, tata kelola  ruang. Kalau distribusi anggaran ini tidak diurus dengn baik maka  mendatangkan kerumitan yang besar. Dalam Biaya Operasional Sekolah (BOS), dasar perhitungannya adalah per orang. Tentu ini menimbulkan kerumitan karena  infrastruktur di kota dengan di desa berbeda, sementara dalam BOS dianggarakan sama, misalnya 10.000 per orang. Padahal kondisi geografis  anatar wilayah berbeda, termasuk biaya transportasinya.  Orang berlomba-lomba untuk mendapatkan siswa banyak di sekolah negri karena ada uang banyak (milyaran) di sana. 


Menurut A, Baidowi, Presiden Jokowi  tidak meninggalkan legacy apapun pada dunia pendidikan. 

Duku pendidikan kita  bagus. Malaysia  sampai datang belajar kepada kita. Lalu mereka (malaysia) membangun sistem pendidikan yang bagus. Malaysia sekarang maju, kita ketinggalan.  Di Malaysia sekilah negara (pemerintah)  lebih bergensi daripada masuk sekolah swasta.  

NADIEM menelorkan Merdeka Belajar (MB) yang  kemudian disebut Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).  . Bagaimana   konsep MB itu? Mrt Baidowi itu tidak lebih sinergisitas  dengan platform  tapi basis filsafat pendidikannya  tidak  kuat. 

Merdeka Mengajar ini menimbulkan kebingungan pada pelbagai pihak terumasuk kepada guru, orang tua dan siswa.

Dari sisi guru,siswa. buku, IKM   masih menyisakan  buka memerdekan sebagaimana yang  sloganka,. Lantas kita bertanya, merdekanya di mana? 

Masih menurut AD, cara  guru mengajar dan filsafat mengajar   tidak diperbaiki.   Semuanya masuk ke dalam formalitas  hanya menggunakan teknologi.  

Bagaimana KM itu secara filosofis, secara definisi. 


Bgman 3 UU Pendidikan dibuat satu, semacam omnibus Low di badang pendidikan. 

Apa problem mendasar sistem pendidikan kita yang perlu diperbaiki sekarang?

1. Struktur anggaran

2. Kapasitas guru

3.  Sistem pendidikan Indonesia ini aneh. Kita  tidak bisa membedakan  administrasi sekolah (school administration)  dan  dan guru (teachers)  . Di USA, School Administration itu akan menjadi Kepla Sekolah, penmgawas. Sedangkan teacher  berkaitan dengan keguruan dan riset.  Di Indonesia  tidak jelas. Seseorang  bisa menjadi guru, lalu kepsek lalu pengawas, lalu  kepala dinas.   Di Finlandia,  untuk sekolah  keguruan, semester awal, mahasiswa  sudah terjun ke sekolah-sekolah sehingga punya pengalaman  langsung dengan dunia pendidikan. Sedangkan  di Indonesia, mahasiswa keguruna baru terjun ke sekolah pada semster 7 dan 8. Betapa terlambat. Kurikulum Pendidikan Indonesia terlalu banyak teori.  Persentasi  antara teori dan praktek di Indonesia: 70:30.  Menurut AB ratio itu harus dibalik, teori 30 %, praktek 70 %.  Pendidikan di Indonesia sekarang ini  terlalu tumpang tindih. Setelah 5 tahun kuliah keguran, lalu ada pendidikan tabahan lagi. Ini tentu membutuhkan dana  lagi. Kapan sejahteranya?  Mengapa sistem kurikulumnya  tidak  diubah saja. Kuliah 5 tahun keguruan termasuk dengan  ptogram tambahan itu?  Sistem pendidikan kita  angat  miskin kreativitas dan inovasi karena terlalu teotetis, minim praktek.  Di Finlandia, yang menjaga mutu dari setiap sekolah  itu  kampus.  Sekolah di Indonesia susah menjadi agen perubahan karena miskin invoasi, miskin kreativitas, miskin keberanian. 

Kalau di Luar Negeri, guru tidak memarahi murid, karena  guru mengontrol murid melalui orang tua.  Ada komunikasi  yang intens antara orang tua dengan guru.  Guru menanyakan orang tua bila ada sesuatu terjadi pada anak. Maka edukasi terhadap orang tua berjalan dan dibutuhkan. 


Apa harapan AB terhadap sistem pendidikan Nasional kita? 

  1. Review Kukikulum yang berkaitan dengan pendidkan  mulai PT hingga SD/TK. Ini bisa berdampak pada efisensi anggaran Pendidikan. 
  2. Struktur anggarannya diperbaiki.  Sebaiknya  dana BOS dihentikan karena  hanya sedikit yang sampai ke tangan siswa. Dana BOS hanya dikelola oleh Kepsek dan Bendahara, yang sampai ke tangan siswa hanya 20 %.  Kemedikbud menajdi lembaga terkorup di Indonesia sekarang. Apa  benar , mana datanya (catatan kritis saya). Ada kongkalikong antara Dinas, Pengawas, Kepsek.  Kalau ini tidak selesai, tidak ada pendidkan karakter. 
  3. Desain infrastruktur (perpustakaan, , dll). 
  4. Pemberdayaan Kapasitas Guru (Teacher Capacity Building) . Di sekolah SUKMA yang dipimpin oleh AB, tidak pernah kekurangan guru, karena  guru bisa berkolaborasi  dengan pelbagai orang, termasuk tukang  Becak untuk  membagikan pengalamannya  menjadi tukang Becak.  Kekurangan  guru yang terjadi di Indonesia sekarang ini karena kita tidak memanfaatkan Laboratorium sosial yang ada di sekitar kita  sebagai  sumber  guru.  Kantor Plisi, PUSKESMAS, DESA, ADAT  , dll  sumber  guru.  Di SUKMA  semua orang berpartisipasi  di sekolah.   Apa  efeknya? SUKMA itu dicintai masyarakat.  Laboratorium sosial itu jauh lebih penting daripada Lab Komputer, Lab IPA, LAb. Bahasa.  Ini  (sekolah SUKMA)  merupakan  legacy   Surya Paloh bagi dunia Pendidikan Indonesia, termasuk Aceh.   Kita  yang  hidup zaman sekarang merupakan produk pendidikan kita. Kita yang suka berantem, korupsi, berbohong, saling membenci, iri,  itulah produk pendidikan kita.  
  5. Transparansi anggaran, semua  orang  harus terlibat  
  6. Ubah  cara  pandang: Kita melihat orang lain sebagai competitor  (lihat saja  sistem ranking).  Di SUKMA  tidak ada sistem ranking. Yang ditanamkan adalah sistem  persamaan (equality)  dan kualitas.  Kistem rangking mendidik orang  untuk menjadi kompetitor daripada  kolaboratif.  Sistem pendidikan  melahirkan mental  . Pemberian nilai merah kepada murid tidak baik karena  akan menghsailkan  orang  dengan  sikap  curiga. "Learning Experience dalam teori belajar itu  jauh lebih mendalam efeknya  daripada  belajar itu sendiri.   Sehingga membangun sekolah harus membangun secara komprehensif: membangun   fisik, infrastruktur, guru, lingkungan, orang tua,  Semua itu harus menjadi saru kesatuan.  Sistem pendidikan kita sekarang hanya  mementingkan  kebutuhan  ekonomi (perut/ uang). 

Bagaimana MB melihat pendidikan di Muhamadiyah  sebagai sekolah dengan kepemilikan sekolah swastar terbanyak di Indonesia?

Muhamadiyah punya pelajaran unik yakni kemuhamdiahan.  Basic Value dari Ahmad Dahlan masih terus dituturkan dan diajarkan.  Ahmad Dahlan sebagai standar moral kehidupan, terlepas  bagaimanapun kondisi RI. 

Kihajar Dewantara harus menjadi role  model dalam aspek  pedagogi.  

Kemampuan kita  bangsa Indonesia  untuk balajar dari masa lalu itu   rendah sekali.  Kita  cepat sekali melupakan sejarah. 

JPS, 24 Oktober 2022.




Kamis, 26 Mei 2022

BINALAH PERSAHABATAN

 *WASIAT UNTUK KITA SEMUA

https://web.whatsapp.com/



.                TERUSLAH   

                 BERTEMAN

                BERSAHABAT

                BERSAUDARA

              SAMPAI TUHAN  

                    BERKATA

                 WAKTUNYA

                     PULANG


Ketika ada kesempatan....., 

Pergilah bersama teman-teman.

Berkumpul- kumpul, bukan sekadar makan, minum dan bersenang, tetapi ingat, waktu hidup kita semakin singkat. Maka dari itu, bangunkanlah PERSAUDARAAN.


Mungkin lain waktu kita tidak akan bertemu lagi.


Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan.


Umur itu seperti es batu, dipakai atau tidak, akan tetap mencair dan berakhir.


Begitu juga dengan umur kita. 

Digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang,  dan akhirnya kembali ke hadirat Tuhan.


Kita akan menjadi tua, sakit, dan meninggal.. 


Jalani hidup ini dengan ceria,  sabar dan santai.


Jangan suka mau menang sendiri,  sementara orang lain selalu salah.


Jangan buang sahabat cuma karena tak sepakat.


Satu keburukan teman, bukan berarti hilang sembilan kebaikannya.


Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman- teman dan saudara-saudara kita.


Siapa tahu mereka nanti akan menjadi penolong kita di akhirat kelak. 

Buanglah jauh jauh sifat egois dan iri hati.


Terimalah kekurangan dan kelebihan dari sahabat.


Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.


Nikmati semua waktu, senda dan tawa. Hargai semua perbedaan. 

Percayakan kemampuan teman kita.


Jaga perasaannya, tutupi aibnya. 

Bantu ketika dia jatuh, sediakan bahu ketika dia menangis.


Tepuk tangan dan gembira ketika dia sukses. 

Sebut namanya dalam doa kita.


Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus. 

Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Tuhan juga akan selalu bersamamu.


Teruslah  bersahabat sampai Tuhan berkata waktunya pulang... 


Salam persahabatan🙏♥️

Senin, 23 Mei 2022

MENGAPA SOAL KECERDASAN INDIA LEBIH UNGGUL DARI KITA?

 MENGAPA  SOAL KECERDASAN INDIA LEBIH UNGGUL DARI KITA?

Sumber WAG  ALUMNI SDI  Golowelu I (https://web.whatsapp.com/)



India adalah pemilik perpustakaan terbanyak di dunia. Indonesia no. 2, Setelahnya Rusia dan Tiongkok . Tapi minat dan kecepatan membaca Indonesia terendah di dunia? Why? 


Pejabat India sama seperti Thailand dan Singapura tidak ego. Mereka bukan saja mewajibkan baca, tapi juga mengadakan kursus baca cepat, dan  rajin ikut kompetisi baca cepat tingkat dunia. 


Indonesia karena kemalasan membacanya justru berpikir terbalik, buku sudah tidak diperlukan. Karena sekarang buku sudah digantikan ebook. Padahal pengalaman kami mengajar baca cepat, ebook kurang memenuhi syarat untuk dibaca cepat . 


Pola Pikir bahwa ebook sudah gantikan buku  menunjukkan pola pikir gratisan, berpikir sempit, tidak menghargai pengetahuan, dan main membuat bangsa kita minat bacanya rendah. Jika ini terus terjadi maka skor PISA (Programme for International Student Asssement) kita semakin terjun bebas, karena membaca salah satu yang dinilai selain matematika dan sains. 


Adakah buku baru yang diebookkan?  Buku gratisan atau buku sudah tua. Mana ada buku baru diebookkan.. kalau ada, itu pelanggaran hak cipta yang hukumannya sangat berat, bisa 7 tahun penjara atau denda Rp 5 milyar. 


Bukan saja merugikan diri sendiri, tapi pengarang kita akan musnah. Jepang, China, Finlandia, Israel, Thailand juga punya gadget tapi tetap membaca buku. 


Indonesia Keok di Dunia


Ketika India menjadi pemilik Perpustakaan terbanyak di dunia, hasilnya India menjadi CEO di banyak. perusahaan global. Indonesia termasuk negara dengan produktivitas rendah.


Dengan Thailand saja Indonesia ... keok. Thailand mampu membaca 5 buku setahun, Indonesia 1 pun tidak, Thailand mampu meningkatkan minat bacanya di atas 50%, kita 0,001%.


Skor PISA kita Anjlok

Thailand negara yang punya rasa malu. Kita tidak. Untuk mengejar ketertinggalannya,  Singapura dan Thailand mewajibkan pelajaran mind mapping. 


Itu rahasia kenapa dulu Thailand negara no 59 dari 61 negara paling malas baca di dunia. Kini Thailand jauh meninggalkan Indonesia. Kita tetap di 60 dari 61 negara paling malas baca.  Singapura memiliki skor Fisika, matematika, dan membaca dengan 750, Indonesia kurang dari 300. Termasuk terendah di dunia.


Peta Konsep


Saya pernah tanya ke Diknas kenapa kita tak mewajibkan mind map seperti Thailand dan Singapura? 


Mereka bilang ya karena g ada di kurikulum. Pernah saya tanya lagi, mereka bilang kurikulum 2013 pakai mind map. 


Saya penasaran saya cari tahu, ternyata bukan mind map yg dipakai tapi peta konsep. Peta konsep bukan mind map, pantes saja skor nilai membaca  dan PISA kita gak naik2 bahkan merosot terus.  


Saya lihat buku2 pelajaran SD, lihat dari cara menyusun buku ajar, yang nyusun gak paham mind map🤣🤣 jangankan peserta didik, orangtuanya pun gak akan mampu me-minmap-kan buku mereka karena tiap sub bab ditulis panjang2.  Dengan demikian ya jelas saja anak2 kita sulit belajar dan skor PISA nya terendah di dunia. 


*Usulan ke Negara Tak Digubris"

Saya prihatin melihat kondisi ini.  Saya kirim surat ke Istana Negara ke pak  Jokowi, gak tanggung2, 9x. Ke menteri pendidikan beberapa kali. Agar kita melakukan revolusi mental dengan mewajibkan membaca buku.  


Kita mendorong bangsa kita meningkatkan minat dan kecepatan membaca, tapi dicuekin, gak pernah dibalas.  Pemerintah lebih suka didemo mungkin daripada disurat2i. Enggak tahulah. Sayangnya pendemo kita hanya bisa kritik tapi tidak solutif. 


Surat saya ke Kemendiknas untuk mendorong diknas mengubah pola pendidikan atau mewajibkan baca cepat malah disposisi ke Pusat Bahasa. Ampun dah, Diknas ternyata pejabat adminnya malas baca, sehingga salah disposisi. 


Pusat bahasa yg terima surat dari Kemendiknas kirim surat ke saya, mereka bilang surat saya salah alamat. Ampuuun,🤦 Kemendiknas yang salah disposisi kenapa surat ke surat dialamatkan ke saya dengan mengatakan surat saya salah alamat . 


Ini Kemendiknasnya saja pemalas baca...🤦 Saya kembalikan lagi ke Diknas. Nggak ada jawaban.  Pernah sekali istana negara membalas, agar menghubungi Kemendiknas... Sampai di Kemendiknas surat saya dinyatakan hilang?


Apakah istana cuma disposisi ke Kemendiknas, dan tidak pernah minta laporan? Manajemen negara seperti inilah yang membuat kementerian bekerja seenaknya. Tidak ada kewajiban melaporkan. 


Beberapa kali saya menulis tentang pentingnya baca cepat, tapi sepertinya bagai anjing menggonggong kafilah berlalu.  Kemendiknas merasa tidak punya tanggung jawab atau memang tidak punya solusi meningkatkan minat baca. 


Salah kebijakan

Rumus kecepatan membaca bukan semakin buku atau perpustakaan diperbanyak, semakin tinggi minat baca. Keliru. 


Rumus membaca yang benar  adalah semakin tinggi kecepatan membaca semakin tinggi minat baca. Jadi yang harus dikejar adalah kecepatan membaca. 


Di Indonesia tetap saja memperbanyak perpustakaan. Apakah ini proyek yang ada duitnya? Entahlah..


Kita berharap suara masyarakat didengar. Kami hanya bisa menyurati dan mengingatkan pemerintah. Kami tak peduli pemerintah mau laksanakan atau tidak. Tapi kamu melalui Alfateta mencoba merekrut trainer baca cepat 2 orang di tingkat kabupaten. 


Kami tahu prinsip Pemerintah yang membuat kita sulit maju dari dulu sampai sekarang adalah, kebijakan top to down, bukan down to top. Jadi sebagus apapun penemuan masyarakat atau ide masyarakat, jika tidak ada di kebijakan pemerintah ya, gak akan direspon. 


Jika ada sekolah yg mau uji coba baca cepat di sekolahnya masing2. Hubungi saya atau master affiliate Alfateta di seluruh Indonesia. Kita buktikan bahwa siswa Anda mampu membaca 52 buku setahun, di atas Jepang dan Eropa. 


(Bambang Prakuso, Alfateta Indonesia Mind.  Power Academy).

Senin, 09 Mei 2022

MENDIDIK TANPA KEKERASAN

 

5 Cara Mendidik Anak yang Bandel Tanpa Kekerasan, Orangtua Wajib Tahu

 

 

Memiliki anak yang bandel adalah tantangan tersendiri bagi para orangtua. Diperlukan keahlian khusus dan tepat untuk menangani anak-anak yang bandel ini, serta cara mendidik yang tepat agar orangtua dapat memberikan pengajaran-pengajaran awal secara optimal.

Anak yang bandel seringkali dilabeli sebagai anak yang "sulit" dan keras kepala". Namun, Anda sebagai orangtua juga bisa melihat melalui sudut pandang lain bahwa anak yang bandel adalah anak yang berkemauan keras. Biasanya, orang yang berkemauan keras akan tumbuh sebagai orang yang berintegritas yang tidak mudah goyah dari sudut pandangnya sendiri.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa cara mendidik anak yang bandel bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika orangtua memiliki watak yang tidak sabaran. Terkadang, tanpa disadari dan dikehendaki, orangtua bisa terbawa emosi saat mendidik anak-anak yang bandel ini.

Berikut ini adalah ulasan mengenai beberapa cara mendidik anak yang bandel dengan cukup ampuh dan tanpa kekerasan, yang mungkin menarik untuk Anda ketahui dilansir dari parents.com

 

1. Berikan Pilihan Pada Anak

Cara mendidik anak yang bandel yang pertama adalah dengan selalu memberikan pilihan kepada mereka. Anak-anak dengan sifat keras kepala dan bandel biasanya suka bertanggung jawab atas diri mereka sendiri.

Beri mereka banyak kesempatan untuk memiliki otoritas atas hidup mereka sendiri. Biarkan mereka membuat pilihan yang tidak penting dalam skema besar, seperti pakaian apa yang akan dikenakan, warna cangkir apa yang akan digunakan, atau ayunan mana yang akan dinaiki di taman.

Pakar parenting Lorie Anderson dikutip dari parents.com juga mengemukakan persetujuan bahwa orangtua tidak bisa begitu saja 'menetapkan hukum' pada anak yang bandel, karena hal tersebut justru akan membuat mereka marah dan lebih menantang.

Namun perlu diingat, Anda dapat memberikan opsi yang akan mengarah pada keputusan yang baik. Misalnya, ketika di luar dingin, orangtua dapat bertanya kepada anak apakah dia ingin mengenakan sweter merah muda atau sweter biru, jadi apa pun yang dia putuskan, anak pada akhirnya akan tetap mengenakan baju hangat.

2. Beritahu Pelan-Pelan

Cara mendidik anak yang bendel yang kedua adalah dengan memberitahu mereka secara pelan-pelan dan sabar. Terkadang, anak yang nakal atau keras kepala tidak benar-benar keras kepala.

Misalnya, mungkin anak Anda diminta melakukan sesuatu yang belum mereka kuasai. Atau mungkin mereka kewalahan oleh lingkungan dan belum belajar bagaimana mengatasi emosi tersebut

Untuk itu, sebagai orangtua Anda bisa mulai dengan mengambil napas dalam-dalam, ajukan pertanyaan, dan dengarkan apa yang dikatakan anak Anda. Hal ini mungkin adalah kunci untuk mencari tahu apa yang tersembunyi di balik perilaku mereka.

 

3. Gunakan Aturan dan Tetapkan Harapan

Cara mendidik anak yang bandel yang ketiga adalah dengan menetapkan harapan atau ekspektasi padanya. Meskipun Anda ingin membiarkan anak-anak menjadi dirinya sendiri dan membuat pilihan sendiri, Anda juga harus menetapkan beberapa aturan.

Cara termudah untuk menegakkan aturan adalah dengan menetapkan rutinitas seperti mengerjakan pekerjaan rumah tepat setelah sekolah, menetapkan waktu tidur pada waktu yang sama setiap malam, dan sebagainya.

Dengan aturan-aturan tersebut, anak-anak akan belajar melakukan gerakannya sendiri tanpa membiarkan Anda lepas kendali, jadi mereka akan merasa lebih mandiri. Sederhananya, aturan adalah bagian dari kehidupan dan mempelajarinya di rumah akan membantu anak Anda memahami cara hidup dalam komunitas.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), aturan membantu menciptakan struktur dan sementara anak-anak akan melanggar aturan dari waktu ke waktu, penting untuk konsisten dengan konsekuensi ketika aturan tersebut dilanggar.

Seiring bertambahnya usia anak, Anda dapat lebih melibatkan mereka dalam diskusi tentang aturan dan batasan, sekali lagi memberi mereka otoritas atas kehidupan mereka sendiri dan menetapkan harapan sehingga mereka akan memahami alasan di baliknya.

Sumber: https://www.merdeka.com/jatim/5-cara-mendidik-anak-yang-bandel-tanpa-kekerasan-orangtua-wajib-tahu-kln.html

 JPS, 9 Mei 2022.


Jumat, 28 Januari 2022

BUKU-BUKU FILSAFAT PENDIDIKAN

BUKU-BUKU  FILSAFAT  PENDIDIKAN 

Philosophy of  Education , the key  Concept
Philosophy  of Education: Theory,  Common Sense  and Research

Bisa  liha  di  email: frans_jelata@yahoo,com    dan   jefwela@gmail.com    pada 28 Januari 2022

Dalam  kedua  buku itu ada konsep profesionalisme  dan vokasinalisme.
Profesinalisme: Aliran orang  bayaran ata apa yang dikerjakannya.
Vocasionalisme: Aliran orang yang kokoh pada prinsip, taat  asas.


JPS, 28 Januari 2022.